Abstract
<jats:p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Sirah Nabawiyah dalam pembentukan akhlak karimah peserta didik di SDN 24 Negeri Katon Pesawaran, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan 1 kepala sekolah, 1 guru PAI, dan 12 peserta didik sebagai informan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Sirah Nabawiyah berkontribusi dalam pembentukan akhlak karimah, khususnya pada aspek kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun yang mengalami peningkatan secara signifikan, meskipun aspek kedisiplinan masih relatif rendah. Metode storytelling yang dipadukan dengan diskusi dan tanya jawab terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik serta mendorong internalisasi nilai melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Keterbatasan media pembelajaran dan alokasi waktu menjadi kendala utama yang menghambat optimalisasi proses refleksi dan penguatan nilai. Evaluasi pembelajaran telah mencakup aspek kognitif dan afektif, meskipun masih memerlukan pengembangan instrumen penilaian sikap yang lebih terstruktur. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran Sirah Nabawiyah tidak hanya berfungsi sebagai transmisi pengetahuan, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan karakter yang efektif, dengan catatan perlunya penguatan pada aspek media, waktu, dan evaluasi pembelajaran.</jats:p>