Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Penelitian ini membahas representasi kesepian tokoh utama dalam novel White Nights karya Fyodor Dostoyevsky. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk representasi kesepian yang dialami tokoh utama “The Dreamer” melalui pendekatan semiotika Roland Barthes dalam buku Mitologi, 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Sumber data utama penelitian adalah novel White Nights terbitan tahun 2016. Analisis dilakukan melalui makna denotasi dan konotasi terhadap narasi serta dialog yang berkaitan dengan kesepian tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian dalam novel dipresentasikan melalui keterasingan sosial, konflik psikologis, kebutuhan emosional, serta dampak kesepian terhadap kehidupan tokoh utama. Tokoh “The Dreamer” digambarkan sebagai individu yang sulit membangun hubungan sosial sehingga lebih banyak hidup dalam dunia imajinasi dan pikirannya sendiri. Kehadiran tokoh Nastenka menjadi simbol harapan emosional yang memberikan rasa diterima dan dipahami bagi tokoh utama. Namun, berakhirnya hubungan tersebut membuat tokoh utama kembali mengalami kesedihan dan keterasingan yang mendalam. Analisis disimpulkan bahwa novel White Nights tidak hanya menggambarkan pengalaman pribadi tokoh utama, tetapi juga merepresentasikan kondisi manusia modern yang membutuhkan penerimaan, dan hubungan emosional yang bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kajian sastra, khususnya mengenai representasi kesepian dan pendekatan semiotika dalam karya sastra.</jats:p>

Show More

Keywords

tokoh utama yang dalam penelitian

Related Articles

PORE

About

Connect