Abstract
<jats:p>Buku ini mengajak pembaca melakukan perjalanan mendalam ke dalam budaya Minangkabau yang terkenal dengan sistem adat matriarkatnya. Penulis mengajak pembaca menjelajahi bagaimana adat matriarkat telah membentuk tatanan sosial-budaya masyarakat Minangkabau selama berabad-abad. Lebih dari sekadar itu, buku ini merinci bagaimana adat matriarkat memengaruhi peran dan kesetaraan gender, struktur keluarga, dan hubungan sosial di masyarakat Minangkabau. Namun, yang membuat buku ini benar-benar menonjol adalah hubungannya dengan Tafsir Al-Qur'an Al-Karim karya Mahmud Yunus. Penulis memeriksa bagaimana adat matriarkat Minangkabau memberikan latar belakang unik untuk tafsir ayat-ayat gender dalam Al-Qur'an Al-Karim yang disusun Mahmud Yunus selama kurang lebih 53 tahun. Buku ini menunjukkan bahwa adat dan nilai-nilai Minangkabau memengaruhi cara seseorang memahami dan menafsirkan ayat-ayat Alquran, khususnya yang berkaitan dengan peran gender dan hak perempuan. Buku ini juga mengeksplorasi bagaimana budaya dan keyakinan agama bisa saling mempengaruhi. Bahkan, saling membentuk pemahaman yang unik tentang gender, hak, dan peran perempuan dalam masyarakat Minangkabau. Jadi, Adat Matriarkat dan Tafsir Ayat-Ayat Gender adalah salah satu buku yang kaya pengetahuan dan memaparkan pandangan yang berbeda tentang hubungan antara adat dan agama. Buku ini juga relevan untuk siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang adat matriarkat Minangkabau, kesetaraan gender, dan Tafsir Al Qur'an Al-Karim karya Mahmud Yanus.</jats:p>