Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Penelitian ini menganalisis beban kerja petugas keamanan di UPK PPUKMP Pulogadung yang mengelola area ±102 hektar dengan pola kerja 60 jam/minggu, melebihi standar regulasi. Studi yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja fisiologis dan psikologis guna mengatasi risiko kelelahan. Pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode purposive sampling digunakan dengan melibatkan 27 petugas keamanan sebagai responden. Beban kerja fisiologis diukur menggunakan metode Beban Kardiovaskular (CVL) melalui pengukuran denyut jantung istirahat dan saat bekerja, sementara beban kerja psikologis dievaluasi menggunakan NASA Task Load Index (NASA-TLX), yang terdiri dari enam dimensi utama. Hasil menunjukkan bahwa semua responden diklasifikasikan tidak mengalami kelelahan fisiologis, dengan nilai %CVL di bawah 30%. Namun, penilaian NASA-TLX menunjukkan bahwa beban kerja psikologis dikategorikan sebagai tinggi, dengan skor rata-rata 75,62, di mana Temporal Demand dan Effort diidentifikasi sebagai faktor dominan. Temuan ini menyarankan bahwa meskipun beban kerja fisik relatif rendah, tekanan psikologis tetap menjadi masalah utama. Oleh karena itu, perbaikan sistem kerja, evaluasi kebutuhan tenaga kerja, penjadwalan shift yang lebih proporsional, serta peningkatan kompetensi dan fasilitas keamanan diperlukan untuk mengurangi beban kerja psikologis petugas keamanan.</jats:p>

Show More

Keywords

kerja beban psikologis keamanan yang

Related Articles

PORE

About

Connect