Abstract
<jats:p>Masalah dalam penelitian ini adalah kondisi fisik siswa kelompok umur 13 tahun sekolah sepak bola Rehobat.yang belum baik.Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan pengaruh metode latihan interval training continus dan interval training jogging-jalan terhadap hasil daya tahan aerobik siswa sekolah sepak bola Rehobat. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain faktorial 2x2.Teknik analisis data menggunakan Analysis of Varian (Anova) pada taraf signifikan (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0.Hasil penelitian Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan interval training continus dan interval training jogging-jalan terhadap daya tahan aerobik, Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode interval training continus dan interval training jogging-jalan terhadap daya tahan aerobik. Simpulan ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan interval training continus dan interval training jogging-jalan terhadap daya tahan aerobik kelompok umur 13 pada siswa sekolah sepak bola Rehobat.</jats:p>