Abstract
<jats:p>Latar belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea L.) kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif yang berpotensi melindungi ginjal dari efek nefrotoksik. Tujuan: Mengetahui efek nefroprotektif ekstrak etanol bunga telang pada tikus yang diinduksi gentamisin. Metode: Penelitian eksperimental in vivo ini menggunakan 30 tikus jantan Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, dan tiga kelompok perlakuan ekstrak bunga telang dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Ekstrak diberikan secara oral, sedangkan gentamisin 100 mg/kgBB diberikan secara intraperitoneal. Parameter yang diamati meliputi BUN, ureum, IL-6, TNF-α, morfologi, berat, dan histopatologi ginjal. Hasil: Gentamisin meningkatkan BUN, ureum, IL-6, dan TNF-α serta menyebabkan kerusakan histopatologi dan perubahan morfologi ginjal. Pemberian ekstrak bunga telang menurunkan respons inflamasi, memperbaiki histopatologi, dan mendekatkan morfologi serta berat ginjal ke kondisi normal. Perbaikan jaringan paling baik terlihat pada dosis 200 mg/kgBB, sedangkan efek antiinflamasi paling kuat tampak pada dosis 400 mg/kgBB. Kesimpulan: Ekstrak etanol bunga telang berpotensi sebagai agen nefroprotektif terhadap nefrotoksisitas akibat gentamisin.</jats:p>