Abstract
<jats:p>Pemahaman siswa terhadap ide-ide dasar adalah hasil yang diharapkan dari penyelidikan ini tentang kemanjuran paradigma instruksional Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dengan penggunaan alat pedagogis. Pernyataan masalah riset ini adalah: 1. Apakah pendekatan pembelajaran Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan Media Gasingkar memengaruhi pemahaman siswa tentang gagasan garis singgung pada lingkaran? 2. Bagaimana model Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan media Gasingkar dibandingkan dengan paradigma pembelajaran Konvensional dalam hal pemahaman konsep? Tujuan penelitian: Berdasarkan tantangan yang diidentifikasi dan formulasinya, berikut ini adalah tujuan penelitian yang diantisipasi: 1. Menyadari bahwa pengertian garis singgung lingkaran dapat dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran Pembelajaran Berbasis Masalah yang dibantu oleh media Gasingkar. 2. Menyadari bahwa, dibandingkan dengan model pembelajaran Konvensional, model Pembelajaran Berbasis Masalah, dengan penggunaan media Gasingkar, meningkatkan pemahaman konseptual. Riset ini memakai pendekatan kuasi-eksperimental yang mencakup kelompok kontrol yang tidak setara. Jumlah siswa maksimum yang diikutsertakan dalam sampel riset ini adalah 32 dari kelas XI–F7 dan 31 dari kelas XI–F9. Temuan penelitian dikumpulkan. Dampak sejumlah 12,8% ditemukan oleh data penelitian pada pendekatan pembelajaran Problem Based Learning dengan penggunaan alat peraga. Temuan uji-T satu sisi kanan mendukung hasil ini, yaitu penerimaan dan penolakannya. Hal ini memperlihatkan bahwa metodologi Problem Based Learning, dengan bantuan bahan ajar, memiliki pengaruh terhadap pemahaman konseptual siswa kelas XI SMA PGRI 2 Kayen. </jats:p>