Abstract
<jats:p>Buku Malnutrisi dan Gangguan Kesehatan Vaskular menghadirkan penjelasan komprehensif mengenai keterkaitan erat antara status gizi dan kesehatan pembuluh darah, dua aspek penting yang sering dipandang terpisah namun sesungguhnya saling memengaruhi. Malnutrisi—baik berupa kekurangan maupun kelebihan gizi—merupakan faktor risiko independen yang dapat memicu kerusakan vaskular melalui berbagai mekanisme, termasuk inflamasi kronis, perubahan homeostasis tubuh, serta defisiensi nutrisi esensial. Kondisi ini berdampak luas pada fungsi organ, perbaikan jaringan, hingga risiko kejadian kardiovaskular berat dan mortalitas. Buku ini mengurai bagaimana malnutrisi muncul dalam berbagai konteks, mulai dari wasting dan stunting di negara berkembang hingga obesitas di negara maju, serta bagaimana masing-masing berkontribusi terhadap penyakit jantung, stroke, dan gangguan metabolik. Isu ini semakin kompleks pada populasi lansia dan pasien penyakit ginjal kronis, di mana kondisi inflamasi dan ketidakseimbangan nutrisi memicu sindrom MIA (Malnutrisi–Inflamasi–Aterosklerosis) dan mempercepat kerusakan vaskular. Dengan bahasa yang ilmiah namun mudah dipahami, buku ini menjadi rujukan penting bagi praktisi kesehatan, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat umum. Penulis berharap karya ini dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepedulian, dan mendorong praktik kesehatan yang lebih holistik serta berbasis bukti.</jats:p>